Kobaran Semangat Pramuka Penegak dalam Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) 2025 di Bumi Mercubuana

Suasana SMA Negeri 1 Sumberpucung mendadak berubah jadi penuh semangat dan energi muda yang membara! Yap, itulah vibe seru dari kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) 2025 yang digelar selama dua hari berturut-turut, Jumat dan Sabtu, 18-19 Juli 2025, oleh Dewan Ambalan Mercubuana.

Dengan tema yang super relevan “Jejak Pramuka Sejati, Pelopor Keberlanjutan Negeri”, kegiatan ini jadi gerbang awal buat adik-adik kelas X memasuki dunia kepramukaan tingkat penegak. Acara dibuka langsung oleh Kepala Sekolah, Ibu Sri Endang Hidajati, M.Pd., yang menekankan pentingnya karakter, kepemimpinan, dan kepedulian lingkungan sebagai fondasi generasi masa depan.

“Pramuka bukan hanya organisasi, tapi cara hidup. Di sinilah kalian mulai jadi pelopor, bukan penonton!” ujar bu Endang, penuh semangat.

Kegiatan ini dipandegani oleh tokoh-tokoh keren yang udah khatam dunia kepramukaan, antara lain :

  • Kak Ahmad Sudana Faisal, Kagudep yang visioner.
  • Kak Hadi Susiswanto, ahli survival dan teknik kepramukaan.
  • Kak Hariadi, pelopor jiwa kepemimpinan.
  • Kak Prodi Trimahendra, master etika dan karakter.
  • Kak Ade Putri Arisanti, aktivis literasi muda.

Mereka hadir bukan cuma buat ngasih materi, tapi juga jadi role model yang nginspirasi, karena PTA bukan cuma soal baris-berbaris atau tepuk tangan rame-rame. Di kegiatan ini, peserta diajak ngulik banyak hal penting dan bermakna lewat materi-materi kece, di antaranya :

  1. Sejarah dan Filosofi Gerakan Pramuka.
    Di sini peserta diajak ngelihat gimana awal mula pramuka berdiri, apa makna lambang tunas kelapa, dan kenapa pramuka itu nggak pernah ketinggalan zaman.
  2. Kode Kehormatan Pramuka (Trisatya dan Dasa Dharma). Dibahas bukan cuma diucap, tapi dimaknai dan dihubungkan dengan realita remaja zaman sekarang.
  3. Tanda Pengenal, Atribut, dan Tata Cara Berorganisasi di Ambalan. Supaya para tamu ambalan paham gimana tata tertib, struktur organisasi, dan peran mereka di dalamnya.
  4. Pionering dan Survival Skill. Praktek langsung bikin alat bantu darurat, tali-temali, sampai simulasi kondisi darurat di alam. Serius tapi asik!
  5. Kepemimpinan dan Kerja Sama Tim. Kak Hariadi ngajak peserta kenal potensi dirinya, belajar komunikasi efektif, dan jadi pribadi yang bisa dipercaya.
  6. Pramuka dan Lingkungan Hidup. Bareng Kak Ade, peserta diajak sadar pentingnya jaga bumi, dari hal kecil kayak bawa tumbler sampai aksi nyata buat keberlanjutan.
  7. Etika dan Jiwa Pramuka Sejati. Kak Prodi ngulik nilai-nilai dasar yang harus ditanamkan sejak awal: tanggung jawab, jujur, peduli, dan berani.

Salah satu kegiatan paling dinanti adalah jelajah alam sekitar. Peserta dibagi jadi beberapa regu dan ditantang menyusuri rute dengan berbagai pos tantangan. Ada pos ketangkasan, pos pengetahuan, hingga pos kerja sama tim. Selain ngasah otak dan fisik, kegiatan ini juga bikin peserta makin kompak dan solid.

Malam harinya, acara ditutup dengan Unggun Gembira, yang jadi highlight dari seluruh rangkaian. Api unggun menyala terang, jadi simbol semangat yang baru dimulai. Diiringi pentas seni, yel-yel, puisi, renungan malam, dan refleksi bersama kakak pembina.

Ada tawa, ada haru, ada rasa bangga jadi bagian dari Ambalan Mercubuana. Banyak yang bilang, ini malam yang nggak akan terlupakan.

Kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan 2025 bukan cuma seru-seruan dua hari, tapi jadi momen sakral yang bakal terus diingat sebagai titik awal perjalanan panjang jadi Pramuka Penegak Sejati.

Jejakmu baru dimulai. Langkahkan kakimu, dan jadilah pelopor keberlanjutan negeri. Salam Pramuka!  (*redaksi)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *