
SUMBERPUCUNG – Dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak, Program Studi (Prodi) S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Departemen Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi pencegahan bullying. Acara ini berlangsung pada Selasa, 18 Agustus 2026, bertempat di Gedung Serbaguna 2 SMAN 1 Sumberpucung.
Sosialisasi ini berfokus pada edukasi pencegahan perundungan dengan memanfaatkan media video edukasi Visual Empathy. Melalui pendekatan visual ini, para siswa diajak untuk memahami dampak psikologis perundungan dari sudut pandang korban, sekaligus menumbuhkan rasa empati antar sesama teman di sekolah.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SMAN 1 Sumberpucung, Ibu Iyut Meinarni, S.T., serta didampingi oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Hubungan Masyarakat (Waka Humas), Dra. Melaningrum Andrawati. Dalam sambutannya, pihak sekolah menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiatif dan kolaborasi yang diusung oleh Kampus UM dalam mendukung program sekolah ramah anak.
Hadir sebagai narasumber utama, Dosen Prodi S1 PPKn UM, Ibu Desinta Dwi Rapita, S.Pd., S.H., M.H., bersama tim pengabdian. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam mengenali dan mencegah berbagai bentuk perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun di media sosial (cyberbullying).
Peserta yang menjadi audiens utama pada kegiatan ini adalah siswa-siswi kelas X-7 dan XI-1 SMAN 1 Sumberpucung. Para siswa tampak antusias mengikuti jalannya acara, terutama saat sesi pemutaran video edukasi Visual Empathy dan diskusi interaktif mengenai tindakan nyata yang dapat dilakukan untuk menciptakan iklim sekolah yang inklusif dan bebas dari kekerasan.
Melalui sinergitas antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan ini, diharapkan para siswa SMAN 1 Sumberpucung tidak hanya menjadi agen perubahan bagi kawan sejawatnya, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai empati dan persatuan demi terwujudnya lingkungan sekolah yang ramah anak secara berkelanjutan. #TimBrandingSekolah