LANTUNKAN TEMBANG HONOCOROKO, SMAN 1 SUMBERPUCUNG SINGKIRKAN 360 TIM DAN SABET JUARA ESAI SEJARAH

SMAN 1 Sumberpucung berhasil mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional dengan meraih Juara 1 dalam ajang lomba karya tulis esai sejarah Cultural Trip to Grisse V. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Yayasan Mata Seger (Masyarakat Pecinta Sejarah dan Budaya Gresik) serta didukung penuh oleh program Fasilitasi Kesejahteraan Masyarakat dari Direktorat Sejarah, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Tim tangguh yang terdiri dari dua siswa berbakat, Miftahul Aisyah dan Yogana Galuh, tampil memukau di bawah bimbingan guru sejarah, Eka Dian Susanti. Mengangkat esai berjudul “Jherat Lanjheng: Pembuktian Prasasti Honocoroko”, tim SMAN 1 Sumberpucung menyuguhkan penulisan analitis yang kuat didukung persiapan yang sangat matang sejak tahap awal penulisan hingga final.

Daya tarik utama keberhasilan tim ini terletak pada sesi presentasi di hadapan dewan juri. Demi menegaskan penjelasan ilmiah mengenai keterkaitan Prasasti Honocoroko dengan makam bersejarah Jherat Lanjheng, tim SMAN 1 Sumberpucung secara kreatif menembangkan lagu (nembang) aksara Hanacaraka. Penampilan berani dan bernuansa budaya yang kental tersebut sukses memikat hati para juri sekaligus mengunci posisi pertama dari 360 tim.

Atas pencapaian ini, karya esai terbaik dari tim SMAN 1 Sumberpucung beserta para finalis lainnya diabadikan ke dalam buku antologi nasional berjudul “Gresik Mutiara Pulau Jawa: Kumpulan Esai Terbaik Cultural Trip to Grissee V” yang diterbitkan pada tahun 2018. Kemenangan ini diharapkan terus memicu semangat generasi muda dalam mengeksplorasi dan melestarikan kekayaan sejarah Nusantara.

logo-smaloka-long.png
logo-smaloka-long
logo-smaloka-long
logo-smaloka-long
logo-smaloka-long
Kontak Kami :
Social media :