Lewat Riset “Ada Apa dengan Gajayana”, Siswa Raih Juara 3 LPB Jatim 2025

Sumberpucung – Prestasi membanggakan di bidang riset ilmiah kembali ditorehkan oleh generasi muda Kabupaten Malang. Dua siswa bertalenta dari SMAN 1 Sumberpucung sukses meraih Juara 3 dalam ajang bergengsi Lomba Peneliti Belia (LPB) Jawa Timur 2025. Kompetisi ilmiah tingkat provinsi yang berlangsung ketat ini dilaksanakan sepanjang hampir satu bulan, mulai tanggal 25 September hingga 19 Oktober 2025.

Ajang tahunan LPB Jatim 2025 diprakarsai oleh Center for Young Scientists (CYS), sebuah lembaga yang konsisten mewadahi bakat-bakat peneliti muda di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, CYS bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi terkemuka serta lembaga penelitian nasional untuk menjamin kualitas dan objektivitas penilaian dari para dewan juri ahli.

Dua ilmuwan muda yang di bimbing oleh ibu Fitriya Putri Utami, S.Pd sukses mengharumkan nama SMAN 1 Sumberpucung tersebut adalah Nirwana Waseso (Kelas XI-8) dan Ardiyanti Widya Bashirah (Kelas XI-4). Berkompetisi di kategori rumpun sosial/humaniora, mereka berhasil menyisihkan ratusan kompetitor dari berbagai sekolah di Jawa Timur melalui presentasi riset sejarah yang dikemas secara segar dan inovatif.

Dalam kompetisi ini, Nirwana dan Ardiyanti mengusung judul penelitian yang cukup menyita perhatian: “Ada Apa dengan Gajayana (AADG): Menggali Kembali Jejak Sejarah Kerajaan Kanjuruhan untuk Gen-Z”. Melalui riset tersebut, mereka berupaya membedah kembali situs dan nilai-nilai historis Kerajaan Kanjuruhan serta figur Raja Gajayana, lalu merumuskan metode komunikasi yang tepat agar sejarah lokal tersebut menarik minat generasi Z yang dikenal sangat lekat dengan dunia digital.

Kepala SMAN 1 Sumberpucung memberikan apresiasi luar biasa atas kegigihan kedua siswanya yang terus berjuang selama proses kompetisi yang panjang dari akhir September hingga pertengahan Oktober tersebut.

“Kami sangat bangga dengan pencapaian Nirwana dan Ardiyanti. Mengangkat topik sejarah lokal murni seperti Kerajaan Kanjuruhan dengan pendekatan kekinian adalah sebuah terobosan. Penghargaan Juara 3 di tingkat provinsi ini membuktikan bahwa budaya riset di SMAN 1 Sumberpucung berjalan dengan sangat baik dan mampu bersaing di level tertinggi,” ungkapnya.

Keberhasilan di LPB Jatim 2025 ini tidak hanya membawa pulang trofi dan piagam penghargaan bagi Nirwana Waseso dan Ardiyanti Widya Bashirah, tetapi juga semakin menegaskan posisi SMAN 1 Sumberpucung sebagai salah satu sekolah yang aktif mencetak peneliti-peneliti muda potensial masa depan. #BRANDINGSEKOLAH

logo-smaloka-long.png
logo-smaloka-long
logo-smaloka-long
logo-smaloka-long
logo-smaloka-long
Kontak Kami :
Social media :