Sumberpucung, SMAN 1 Sumberpucung menunjukkan komitmennya sebagai sekolah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Pada Kamis (2/7/2026), sekolah menyelenggarakan kegiatan penyusunan sekaligus pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan untuk menganalisis perangkat pembelajaran bersama Pengawas Sekolah, Ibu Sri Subekti, S.Pd., M.Pd.
Kegiatan inovatif yang berpusat di lingkungan SMAN 1 Sumberpucung ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Ibu Iyut Meinarni, S.T., dan diikuti dengan antusias oleh seluruh tenaga pendidik dari berbagai mata pelajaran.

Fokus utama agenda kali ini tidak hanya menyusun perangkat administrasi mengajar konvensional, melainkan mengintegrasikan teknologi AI sebagai asisten digital. Para guru diajak memanfaatkan AI untuk memvalidasi, mengevaluasi, dan menganalisis keselarasan antara Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dengan modul ajar yang telah mereka buat agar lebih presisi dan bervariasi.
Kepala SMAN 1 Sumberpucung, Ibu Iyut Meinarni, S.T., dalam sambutannya menegaskan bahwa pemanfaatan AI ini merupakan bagian dari transformasi digital sekolah. Menurutnya, AI harus dipandang sebagai alat bantu untuk efisiensi kerja guru, bukan untuk menggantikan peran pendidik.
“Teknologi AI membantu kita melakukan kurasi materi dan menganalisis perangkat pembelajaran dengan jauh lebih cepat. Dengan efisiensi waktu ini, guru memiliki ruang lebih besar untuk fokus pada pendekatan emosional dan inovasi metode mengajar di dalam kelas,” jelas Ibu Iyut Meinarni.
Apresiasi tinggi juga datang dari Ibu Sri Subekti, S.Pd., M.Pd., selaku Pengawas Sekolah. Dalam sesi bimbingannya, beliau mendampingi langsung para guru saat melakukan uji coba analisis perangkat menggunakan AI. Beliau menekankan bahwa ketajaman analisis AI tetap membutuhkan kendali dan penilaian kritis dari guru (human-in-the-loop).
“Langkah SMAN 1 Sumberpucung ini sangat luar biasa dan visioner. AI mampu mendeteksi apakah tujuan pembelajaran kita sudah mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills) atau belum. Hasil analisis cepat dari AI ini kemudian kita validasi bersama agar menghasilkan perangkat ajar yang benar-benar berkualitas dan berdampak pada murid,” papar Ibu Sri Subekti.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para guru tampak membuka laptop masing-masing, memasukkan draf modul ajar ke dalam sistem AI, dan mendiskusikan hasil analisisnya secara berkelompok berdasarkan rumpun mata pelajaran.
Melalui terobosan berbasis AI dan pendampingan melekat dari Pengawas Sekolah ini, SMAN 1 Sumberpucung siap melangkah mantap menyambut tahun ajaran baru dengan kualitas perangkat pembelajaran yang lebih modern, efektif, dan mutakhir. #BRANDINGSEKOLAH



