Asah Keterampilan Wirausaha, Tim Double Track SMAN 1 Sumberpucung Turun Langsung ke Bazar Festival Ramadhan. Buktikan Kualitas, Bukan Sekedar Jago Kandang!

Sumberpucung, Suasana menjelang waktu berbuka puasa di Pasar Takjil Bazar Festival Ramadhan Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, tampak semakin ramai dengan kehadiran berbagai pedagang yang menjajakan aneka makanan dan minuman khas Ramadhan. Di tengah keramaian tersebut, Tim Double Track SMAN 1 Sumberpucung turut ambil bagian dengan membuka stand yang berlangsung selama 3 hari yaitu mulai tanggal 9-11 Maret 2026. Tidak hanya sekadar memeriahkan suasana, kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa mentalitas wirausaha muda sekolah ini sudah siap bersaing langsung di tengah masyarakat. Membawa identitas program Double Track, para siswa ini menyulap stan mereka menjadi pusat perhatian pengunjung. Mereka percaya diri menjajakan produk-produk kuliner hasil produksi mandiri yang tidak kalah saing dengan pedagang profesional.

Adapun macam-macam menu makanan tersebut yakni nastar, dimsum, pastel abon, cireng isi ayam dan keju,  es cincau, hingga hampers lebaran. Tim Double Track tata boga juga mendapatkan pesanan hampers lebaran sebanyak 110 hampers di bulan Ramadhan. Keberhasilan para siswa ini tidak hanya terlihat di lokasi bazar. Prestasi membanggakan juga datang dari  produksi kue kering mereka. Di bulan Ramadan ini, kelompok usaha siswa (KUS) tata boga Double Track SMAN 1 Sumberpucung sukses memproduksi dan mendistribusikan sebanyak 110 paket hampers lebaran

Dikemas dengan tampilan cantik dan estetik, hampers berisi kombinasi Nastar dan Pastel Abon ini dibanderol dengan harga sangat terjangkau, yakni Rp 50.000. Tingginya jumlah pesanan ini menunjukkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas rasa dan kebersihan produk yang dihasilkan dari dapur praktik sekolah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari praktik kewirausahaan dalam program Double Track yang diikuti oleh para siswa. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar keterampilan membuat produk, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam memasarkan dan menjual produk kepada masyarakat. Seluruh siswa yang tergabung dalam satu tim Double Track SMAN 1 Sumberpucung nampak antusias mengikuti kegiatan ini.

Salah satu siswa yang terlibat dalam kegiatan ini mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman berjualan di pasar takjil memberikan pelajaran berharga tentang cara menawarkan produk, melayani pembeli, serta bekerja sama dalam tim.

ā€œSemua makanan ini dibuat oleh kami, kami sangat senang mendapat pengalaman yang menyenangkan berjualan disini, karena melatih mental kami.ā€ Ujar Cantika, salah satu anggota Double Track SMAN 1 Sumberpucung.

Berbagai makanan ringan seperti gorengan, kue basah, serta camilan manis disajikan di stand yang dikelola oleh siswa. Dengan penuh semangat, para siswa melayani pembeli yang datang silih berganti untuk membeli takjil sebagai menu berbuka puasa.

ā€œMenurut saya siswa-siswi SMALOKA (SMAN 1 Sumberpucung) ini keren sih bisa berjualan di pasar takjil seperti ini, termasuk tataboga yang berjualan berbagai macam makanan, sangat menggiurkan sekali.ā€ Ucap salah satu pengunjung pasar takjil.

Pendamping kegiatan Double Track SMAN 1 Sumberpucung menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada siswa dalam dunia kewirausahaan. Dengan turun langsung ke masyarakat, siswa diharapkan mampu mengembangkan keterampilan berbisnis sekaligus melatih rasa percaya diri.

ā€œTujuan kegiatan ini, kami dari Double Track SMAN 1 Sumberpucung ingin memberikan pengalaman untuk siswa-siswi yang tergabung dalam kelompok usaha siswa yang tergabung dalam tata boga, disini kami melatih bagaimana memproduksi makanan, tidak hanya memproduksi mereka juga bisa menjual dan juga mengemas semenarik mungkin sehingga dapat menarik para pembeli dan menghasilkan keuntungan.ā€ Ujar bu R. Dewi Kiki, S.Pd selaku fasilitator Double Track SMAN 1 Sumberpucung.

Antusiasme masyarakat terhadap stand yang dikelola oleh siswa SMAN 1 Sumberpucung juga terlihat cukup tinggi. Banyak pengunjung pasar takjil  tertarik membeli produk yang dijual oleh para siswa. Melalui kegiatan ini, program Double Track SMAN 1 Sumberpucung kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan keterampilan tambahan kepada siswa, khususnya dalam bidang kewirausahaan. Diharapkan pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga bagi siswa di masa depan, baik untuk melanjutkan pendidikan maupun untuk terjun langsung ke dunia usaha.

Keikutsertaan dalam Festival Ramadhan ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk mencetak lulusan yang memiliki skill tambahan (double track). Selain unggul di bidang akademik, siswa dibekali kemampuan praktis agar siap bekerja atau berwirausaha selepas masa sekolah. Melalui keberhasilan di Bazar Sambigede, SMAN 1 Sumberpucung kembali menegaskan posisinya sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga aktif mendorong aksi nyata siswanya di tengah masyarakat luas -lokapers

, ,

logo-smaloka-long.png
logo-smaloka-long
logo-smaloka-long
logo-smaloka-long
logo-smaloka-long
Kontak Kami :
Social media :