Unik! SMAN 1 Sumberpucung Make Your Dreams Come True with The Magic Of Citakara 27

Setelah mengalami hibernasi selama 1 tahun penuh. Kini SMAN 1 Sumberpucung yang lebih akrab disebut SMALOKA hadir kembali dengan membawa kejutan besar yakni CITAKARA 27 yang mengusung tema Make Your Dreams Come True With The Magic Of Citakara 27 dengan konsep Harry Potter atas saran siswa dan panitia.

Sejak tanggal 26 Oktober 2021 diadakan upacara peringatan hari ulang tahun SMAN 1 Sumberpucung hingga tasyakuran tumpeng. Acara tidak berhenti sampai di situ saja lho, setelah PAS acara kembali dilanjutkan mulai tanggal 11-21 Desember 2021 dengan banyak kegiatan lomba-lomba seperti fashion show, dance cover, mini soccer, videografi, dan turnamen game online (Mobile Legend dan PUBG) dengan diakhiri acara puncak pembagian hadiah juga hiburan menarik lainnya. Dalam rangka mengobarkan semangat Citakara 27, Pak Ichwayan selaku ketua Citakara berpesan, “Api gelora semangat Citakara ke-27 tetap terus membara untuk senantiasa menghangatkan kita dalam perjuangan perebutan juara dalam akademis maupun non akademis.”

Sayangnya, peserta lomba Citakara dan suporter dari kelas pun terpaksa dibatasi. Hanya 50% dari seluruh kelas 10, 11, maupun 12 yang boleh hadir karena SMAN 1 Sumberpucung sangat mematuhi protokol kesehatan. Meskipun begitu, rasa antusiasme siswa patut diacungi jempol, apalagi masa transisi dari pandemi yang membuat mereka jenuh kini berganti dengan kegiatan yang beraneka macam membuat mereka happy akibatnya sekolah seperti hidup kembali. 

“Acara cukup meriah meskipun banyak menguras tenaga apalagi selama pandemi ini kita selalu di rumah tetapi kami menjalani rangkaian acara dengan enjoy!” ungkap Sulthan yang merupakan peserta lomba Mobile Legend dari XI Ipa 4.

Berkat kerja keras dan cerdas seluruh warga SMAN 1 Sumberpucung bersama OSIS, acara Citakara mampu berjalan dengan tertib, kondusif, dan sukses.

“Jelas acara ini ada peningkatannya. Tahun lalu tidak terlalu meriah. Kalau di sisi siswa yang paling saya suka itu mini soccer, sih! Jadi, ada kegiatan yang saya rasa cukup untuk mengembangkan bakat minat siswa itu lebih di olahraga itu,” tutur Pak Saju (21/12/21).

Sebuah peningkatan dapat lahir dari evaluasi yang tercipta. Dengan sigap panitia selalu melakukan evaluasi dari kendala yang pernah tercipta dari tahun sebelumnya agar panitia lebih cekatan dalam menangani masalah yang akan datang dan kendala yang sama tidak terulang. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa setiap acara pasti ada kekurangannya.

“Keamanan. Sering kalau kegiatan seperti ini banyak siswa yang lapar, mungkin dari penyelenggara berikutnya bisa menyiapkan makanan untuk mengantisipasi teman-teman yang keluar!” saran Pak Maman (21/12/21).

Citakara 27 yang dirancang supaya unik, seru, dan menantang ini pastinya sangat membekas dan menjadi kenangan paling terindah semasa putih abu-abu terkhusus bagi kelas 12.

“Sangat surprise banget ya! Nggak nyangka di saat pandemi bisa ngadain acara. Awalnya ekspektasi saya ya cuma pentas biasa, nggak ada yang seru. Ternyata… surprise banget buat kelas 12! Mantap banget osisnya ya ampun!” tandas Aftin Firzannah kelas XII IPS 2.

Tentunya, harapan pada Citakara 28 yang akan datang nanti jauh lebih baik, inovatif, kreatif, dan mewah daripada Citakara 27 dengan semangat partisipasi yang tetap.

“Harapan saya kedepannya lebih baik. Kalau bisa lombanya ditambah seperti catur karena kita bisa mengalahkan lawan dengan strategi. Kalau bisa ada konsumsinya juga tidak apa, kita kan meluangkan tenaga. Nah, butuh tenaga itu butuh makan,”  imbuh Aditya Suprianto, salah satu tim pemenang turnamen Mobile Legend dari kelas XI Ipa 6. (*Lokapers)

Galery Foto Kegiatan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Leave a Comment

Your email address will not be published.