Adakan Tes TOEFL Massal, SMAN 1 Sumberpucung Asah Kemampuan Guru dan Siswa

Pada hari Selasa (07/06/2022) SMAN 1 Sumberpucung mengadakan tes TOEFL atau singkatan dari Test of English as a Foreign Language yang diselenggarakan oleh Pusat Bahasa Universitas Merdeka Malang. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI, dan juga Bapak dan Ibu Guru SMAN 1 Sumberpucung. Tes ini dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB – 11.00 WIB. Kegiatan ini rutin dilakukan oleh SMAN 1 Sumberpucung sebelum pandemi, namun setelah pandemi kegiatan ini baru dilaksanakan kembali. 

Tes TOEFL ini masih menjadi salah satu tolak ukur utama pemahaman akan Bahasa Inggris. Dengan demikian, tes TOEFL menjadi jembatan untuk siswa dan para pekerja yang akan melanjutkan jenjang ke studi atau pekerjaan ke negara dengan bahasa Inggris sebagai bahasa utama. Siswa-siswi dan para Guru SMAN 1 Sumberpucung sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut, dibuktikan dengan banyak siswa yang mengikuti tes TOEFL tersebut. 

Materi yang diujikan dalam tes TOEFL tersebut yakni diantaranya adalah yang pertama adalah Listening Comprehension yang ditujukan untuk melatih kemampuan dalam mendengarkan percakapan atau pidato pendek bahasa Inggris, kedua adalah Structure & Written Expression yang ditujukan untuk menguji kemampuan dalam memahami tata bahasa dan ungkapan-ungkapan yang biasa dipakai dalam kehidupan sehari-hari, ketiga adalah Reading Comprehension yang ditujukan untuk menguji kemampuan dalam hal memahami berbagai jenis bacaan ilmiah seperti topik, ide utama, isi bacaan, dan sebagainya.

Pada umumnya tes TOEFL ini sangat banyak manfaatnya untuk para siswa SMA yakni dapat mengukur seberapa besar kemampuan diri sendiri dalam menguasai bahasa Inggris, baik dalam reading, listening, speaking, dan writing, dapat memberikan jaminan terhadap penguasaan bahasa Inggris di masa depan, memenuhi persyaratan pihak lembaga atau institusi pendidikan untuk melanjutkan jenjang pendidikan lebih tinggi di universitas dalam negeri atau luar negeri favorit, dan bisa digunakan untuk memperoleh beasiswa pendidikan gratis di beberapa universitas ternama lantaran memiliki sertifikat bahasa Inggris yang mumpuni.

Bapak Ibu guru juga sangat antusias mengikuti kegiatan tes TOEFL ini dikarenakan manfaat yang didapat setelah mengikuti tes ini juga sangat banyak.

“Menurut saya pelaksanaan tes TOEFL di sekolah ini sangat penting dilakukan, minimal satu tahun sekali. Selain bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan kemampuan bahasa asing, terutama bahasa Inggris tes TOEFL juga bermanfaat untuk mengetahui atau mengukur sejauh mana pemahaman siswa terhadap bahasa Inggris.” Tutur Ibu Tetty Pramita Harsudi, S.Pd selaku Guru dan peserta tes TOEFL di SMAN 1 Sumberpucung. Para siswa juga tak mau kalah bersuara mengenai kegiatan tes TOEFL yang telah mereka ikuti.

“Dalam mengikuti tes TOEFL hari ini saya merasa deg-degan karena waktunya sangat cepat berlalu. Menurut saya kegiatan ini sangat penting agar kita tahu kemampuan kita dalam bahasa Inggris, namun banyak kendala ketika pelaksanaan tes TOEFL yaitu pas Listening karena suaranya hanya diputar satu kali, saya yang biasanya membaca soal berkali-kali untuk menjawab pertanyaan jadi kurang enjoy mengerjakan soalnya. Tapi semua itu terlewati dengan baik.” Ungkap Cleo Agnes kelas XI IPA 2 setelah mengikuti tes TOEFL.

“Rasanya setelah mengikuti tes TOEFL sangat memusingkan, tapi seru sekali soalnya bisa melatih kemampuan bahasa Inggris kita. Dan kegiatan ini sangat penting karena dalam TOEFL ini kemampuan dalam bahasa Inggris kita diasah dan dilatih terutama dalam hal Listening-nya.”  Tutur Nila Nihayatul kelas XI IPA 6 setelah mengikuti tes TOEFL.

Kemampuan berbahasa Inggris sangat dibutuhkan dalam lingkungan pendidikan terutama sekolah, bahasa Inggris yang notabenya bahasa Internasional perlu ditanamkan lebih dalam terhadap diri siswa yang nantinya akan memberikan manfaat untuk siswa itu sendiri. (*Lokapers)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Leave a Comment

Your email address will not be published.